|
 |
|
Sebagai
shahibul dakwah, shahibul masirah, teman perjalanan
dalam dakwah dan perjuangan, saya memberikan kesaksian yang
tulus, jujur, ikhlas pada Ustadz Rahmat Abdullah. Sepanjang
25 tahun dalam perjalanan dakwah, dalam tugas apapun, dalam
fungsi apapun, dalam posisi apapun, akhuna rahimahumullah
Rahmat Abdullah selalu mengambil posisi yang terbaik, selalu
mengambil peran yang terbaik, selalu memberikan sumbangan
yang terbaik.
|
|
|
|
selengkapnya...
|
|
|
Satu hari, lebih dari 15 tahun lalu, lelaki itu
datang dengan tenang. Jaket tentara rada lusuh yang ia kenakan
membuatnya tampak gagah dan berwibawa. Tapi kelembutan tetap
memancar kuat dari sorot matanya. Di sana ada cinta. Di sana ada
cinta. Memanggil-manggil. Seperti sinar purnama yang memancar
kuat menembus awan malam. Itulah pertama kali saya melihat
guru saya, KH.Rahmat Abdullah, ketika beliau mengisi salah
satu materi dalam sebuah dauroh di Puncak.
|
|
selengkapnya...
|
|
|
| |
|